Kikil Sapi Sepanjang

Siapa yang tidak kenal dengan kikil Pak Said yang ada di Sepanjang. Meskipun warungnya tergolong hanya emperan dan kecil tetapi kikil yang satu ini tidak kalah nikmat dengan kikil yang ada di restoran-restoran.

kikil Sekilas terlihat potongan kikilnya yang besar-besar tapi kalau dimakan kikilnya terasa sangat empuk sekali. Kuahnya juga kental dan nikmat dan tidak akan membuat enek terutama karena bumbu bumbunya meresap sampai di semua bagian kikil.

Peminat kuliner kikil yang satu ini bukan hanya yang muda muda saja tetapi yang tua pun bisa menikmati kikil disini karena kikilnya yang empuk jadi semua tidak akan kesulitan untuk menguyah kikil sapi.

Kikil Pak said ini jualan di sepanjang sejak tahun 1975 yang mana berarti kikil ini sudah berdiri kurang lebih 38 tahunan, dan tampilan warungnya tidak berubah dari dulu hingga sekarang dan untuk tempat duduk saja hanya muat kurang lebih 10 orang saja.

Hebatnya lagi, meskipun tempat berjualannya tidak terlalu besar tapi kikil yang satu ini tak pernah sepi dari pembeli, setiap hari banyak pembeli yang antri untuk membeli.

Dengan lokasi warung yang berada di pinggir jalan, sepintas seperti tempat makan yang tidak berkelas tinggi, namun demikian pelanggan Pak Said sangat banyak dan berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Ini bisa dilihat dari pelanggan yang menggunakan berbagai moda saran transportasi, mulai dari mobil mewah, sepeda motor, hingga angkot. Pak Said tidak membuka cabang jadi ketika banyak pesanan terlalu banyak sehingga porsi kikil nya habis, warung pak Said terpaksa tutup lebih awal.

          Tidak hanya pak Said saja yang berjualan tetapi disini pak Said dibantu oleh Istrinya yang bernama Sriyati dan anak anaknya juga ikut membantu.

Promo Hotel di Sidoarjo

Disini Istri Pak Said akan membagikan resepnya gmana cara membuat kikil agar kikil bisa empuk dan nikmat, pertama sebelum kikil dimasak, kikil harus dibersihkan dari bulu yang menempel, cara menghilangkan bulu yang menempel yaitu dengan cara kaki sapi harus direndam di dalam air panas baru bulunya dikerik dengan pisau secara perlahan lahan, setelah itu kikil / kaki sapi dibakar sebentar menggunakan api kecil untuk merontokkan bulu-bulu halus yang masih tertinggal di kikil, setelah bulu bulunya bersih, kikil harus dipisahkan dari tulangnya, setelah itu baru memasuki tahap memasak.

Lontong kikil, sepanjang srby-734227

Proses memasaknya juga lumayan lama kurang lebih 6 jam, pertama kikil direbus selama kurang lebih tiga jam agar kikil terlihat empuk , dan di tiga jam selanjutnya kikil dimasukkan ke bumbu agar semua bumbu nya bisa meresap.

Adapun bumbu bumbunya antara lain : bawang putih, kemiri, ketumbar, pala, jintan, mrica, bawang merah goreng, bawang prei, garam dan cabai merah. agar kuahnya terlihat kental kami tidak menggunakan santan atau kacang, tetapi disini kami memakai kemiri yang lumayan banyak. Banyak sekali pedagang pedagang kikil cara pembuatan kuahnya yang kental mengakalinya dengan cara menambahkan kacang goreng.

Kikil Pak Sadi juga menerima pesanan misal untuk acara pernikahan, atau acara lainnya. dan untuk pesanan di haruskan 1 panci berukuran besar. satu panci untuk pesanan membutuhkan satu setel kikil atau membutuhkan empat kaki sapi.

promo hotel di sidoarjo

Untuk harganya bisa ditanyakan langsung ke pak Said atau bisa langsung datang ke tempat penjualan kikil, karena harganya berubah ubah tergantung dari harga kaki sapi. meski setiap hari pak Said membutuhkan banyak kikil pak Said tidak khawatir masalah bahan baku karena pak Said disini sudah mempunyai penyuplai tetap, jadi untuk masalah bahan baku tidak ada masalah.

Warung Pak Said buka mulai pagi hari mulai pukul 08:00, pak Said yang menjaga warung, Siang hingga sore hari giliran anak anaknya yang berjualan. dan untuk harga satu porsi kikil untuk saat ini di harga Rp 13000 dan jika ditambah lontong tambah Rp. 2000 jadi total harga Rp. 15.000.

Jika anda penasaran langsung datang dan nikmati kikil di warung pak Said untuk rasanya di jamin mantap

Posted in Kuliner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*